Description
Di era digital saat ini, media sosial menjadi ruang publik yang bebas diakses oleh siapa saja. Namun kebebasan ini sering kali disalahgunakan dengan komentar negatif, hujatan, bahkan ejekan yang menyakiti perasaan orang lain. Banyak orang lupa bahwa di balik layar, ada manusia dengan perasaan yang dapat terluka. Tugas ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya berpikir sebelum berkomentar serta menumbuhkan kesadaran akan dampak dari setiap kata yang kita tulis di dunia maya.
Tujuan Video kami
· Memberikan pemahaman tentang dampak komentar negatif di media sosial.
· Mengajak penonton untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
· Menunjukkan bahwa cyberbullying sama berbahayanya dengan bullying di dunia nyata.
· Mendorong penonton untuk menebarkan kebaikan melalui kata-kata.
Video diawali dengan adegan seorang pelaku yang memberi komentar negatif terhadap unggahan temannya. Komentar tersebut dibalas oleh teman-temannya dan membuat korban merasa sedih. Dua narator hadir untuk menjelaskan dampak dari komentar tidak bijak dan membandingkannya dengan bullying di dunia nyata.
Kemudian, diperlihatkan bagaimana komentar negatif bisa berubah menjadi cyberbullying yang meninggalkan luka psikologis. Di akhir video, pelaku menyadari kesalahannya dan bersama teman-temannya menyampaikan pesan moral untuk selalu berpikir sebelum berkomentar dan menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.
Features
Di era digital saat ini, media sosial menjadi ruang publik yang bebas diakses oleh siapa saja. Namun kebebasan ini sering kali disalahgunakan dengan komentar negatif, hujatan, bahkan ejekan yang menyakiti perasaan orang lain. Banyak orang lupa bahwa di balik layar, ada manusia dengan perasaan yang dapat terluka. Tugas ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya berpikir sebelum berkomentar serta menumbuhkan kesadaran akan dampak dari setiap kata yang kita tulis di dunia maya.
Tujuan Video kami
· Memberikan pemahaman tentang dampak komentar negatif di media sosial.
· Mengajak penonton untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
· Menunjukkan bahwa cyberbullying sama berbahayanya dengan bullying di dunia nyata.
· Mendorong penonton untuk menebarkan kebaikan melalui kata-kata.
Video diawali dengan adegan seorang pelaku yang memberi komentar negatif terhadap unggahan temannya. Komentar tersebut dibalas oleh teman-temannya dan membuat korban merasa sedih. Dua narator hadir untuk menjelaskan dampak dari komentar tidak bijak dan membandingkannya dengan bullying di dunia nyata.
Kemudian, diperlihatkan bagaimana komentar negatif bisa berubah menjadi cyberbullying yang meninggalkan luka psikologis. Di akhir video, pelaku menyadari kesalahannya dan bersama teman-temannya menyampaikan pesan moral untuk selalu berpikir sebelum berkomentar dan menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.
Hikmatul Amalia (213)
Moh ruslianto (218)
Rahmat Dhani (230)
Nadhira Amalia (221)
Yuli Aisyah (228)
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.
