Description
Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memerlukan strategi pembelajaran yang membantu siswa tidak hanya mengingat nilai-nilai kewarganegaraan, tetapi juga menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan refleksi harian sebagai strategi pembelajaran dalam Pendidikan Pancasila di UPTD SD Negeri Gili Anyar, termasuk proses pelaksanaannya, manfaatnya, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas, dan dokumentasi lembar refleksi siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi harian dilaksanakan pada akhir pembelajaran melalui pertanyaan-pertanyaan panduan sederhana mengenai pemahaman siswa, nilai-nilai yang mereka temukan dalam pembelajaran, kesulitan yang mereka alami, serta tindakan yang akan mereka praktikkan setelah pembelajaran. Strategi ini membantu guru memperoleh umpan balik secara langsung, mengidentifikasi pemahaman konseptual dan afektif siswa, serta menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan pengalaman sehari-hari siswa. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan menulis siswa, dan perlunya pendampingan guru yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa refleksi harian merupakan strategi yang praktis untuk memperkuat pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bermakna dan berbasis nilai di sekolah dasar.
Features
Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memerlukan strategi pembelajaran yang membantu siswa tidak hanya mengingat nilai-nilai kewarganegaraan, tetapi juga menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan refleksi harian sebagai strategi pembelajaran dalam Pendidikan Pancasila di UPTD SD Negeri Gili Anyar, termasuk proses pelaksanaannya, manfaatnya, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas, dan dokumentasi lembar refleksi siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi harian dilaksanakan pada akhir pembelajaran melalui pertanyaan-pertanyaan panduan sederhana mengenai pemahaman siswa, nilai-nilai yang mereka temukan dalam pembelajaran, kesulitan yang mereka alami, serta tindakan yang akan mereka praktikkan setelah pembelajaran. Strategi ini membantu guru memperoleh umpan balik secara langsung, mengidentifikasi pemahaman konseptual dan afektif siswa, serta menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan pengalaman sehari-hari siswa. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan menulis siswa, dan perlunya pendampingan guru yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa refleksi harian merupakan strategi yang praktis untuk memperkuat pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bermakna dan berbasis nilai di sekolah dasar.
Mirza Mutiara Maulisa Insani (240611100040)
Tasya Permata Islami (240611100060)
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.
